Bagaimana Ihrom orang yang sedang haid dan nifas?

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مَسْلَمَةَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ
خَرَجْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ فَأَهْلَلْنَا بِعُمْرَةٍ ثُمَّ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَ مَعَهُ هَدْيٌ فَلْيُهِلَّ بِالْحَجِّ مَعَ الْعُمْرَةِ ثُمَّ لَا يَحِلَّ حَتَّى يَحِلَّ مِنْهُمَا جَمِيْعًا فَقَدِمْتُ مَكَّةَ وَأَنَا حَائِضٌ وَلَمْ أَطُفْ بِالْبَيْتِ وَلَا بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ فَشَكَوْتُ ذَلِكَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ اُنْقُضِي رَأْسَكِ وَامْتَشِطِي وَأَهِلِّي بِالْحَجِّ وَدَعِي الْعُمْرَةَ فَفَعَلْتُ فَلَمَّا قَضَيْنَا الْحَجَّ أَرْسَلَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَعَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ إِلَى التَّنْعِيْمِ فَاعْتَمَرْتُ فَقَالَ هَذِهِ مَكَانَ عُمْرَتِكِ قَالَتْ فَطَافَ الَّذِيْنَ كَانُوْا أَهَلُّوْا بِالْعُمْرَةِ بِالْبَيْتِ وَبَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ثُمَّ حَلُّوْا ثُمَّ طَافُوْا طَوَافًا آخَرَ بَعْدَ أَنْ رَجَعُوْا مِنْ مِنًى وَأَمَّا الَّذِيْنَ جَمَعُواْ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ فَإِنَّمَا طَافُوْا طَوَافًا وَاحِدًا
[1481]

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Maslamah telah menceritakan kepada kami Malik dari Ibnu Syihab dari ‘Urwah bin Az Zubair dari ‘Aisyah radliallahu ‘anha, isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata:
Kami keluar bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam saat haji wada’ lalu kami berihram untuk ‘umrah. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kemudian berkata: Barangsiapa yang membawa hewan sembelihan hendaklah dia berihram untuk hajji sekaligus ‘umrah kemudian dia tidak bertahallul hingga bertahallul untuk keduanya (hajji dan ‘umrah) . Maka aku tiba di Makkah sedang aku dalam keadaan mengalami haidh sehinga aku tidak melakukan thowaf di Baitulloh dan juga tidak melakuka sa’iy antara bukit Ash-Shafa dan Al Marwah. Lalu aku adukan kondisiku itu kepada Nabi Shallallahu’alaihiwasallam. Maka Beliau bersabda: Uraikanlah rambutmu dan sisirlah dan berihramlah untuk hajji dan tinggalkan ‘umrah. Maka kemudian aku laksanakan. Setelah kami selesai menunaikan ibadah haji, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengutusku bersama ‘Abdurrahman bin Abu Bakar menuju Tan’im kemudian aku memulai memulai ‘umrah. Beliau berkata: Tempat ini adalah tempat memulai ‘umrahmu. ‘Aisyah radliallahu ‘anha berkata: Maka orang-orang yang berihram untuk ‘umrah (melaksanan haji tamattu’) melakukan thowaf di Baitulloh dan sa’iy antara bukit Ash-Shafa dan Al Marwah lalu mereka bertahallul kemudian mereka thowaf yang lain lagi setelah kembali dari Mina. Adapun orang-orang yang menggabungkan hajji dan ‘umrah (melaksanakan haji qiron) mereka hanya melakukan thowaf satu kali saja.
{H.R. Bukhori : 1481}

Iklan
%d blogger menyukai ini: