Membaca talbiyah ketika menuruni lembah

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنِي اِبْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنِ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ
كُنَّا عِنْدَ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا فَذَكَرُوْا الدَّجَّالَ أَنَّهُ قَالَ مَكْتُوْبٌ بَيْنَ عَيْنَيْهِ كَافِرٌ فَقَالَ اِبْنُ عَبَّاسٍ لَمْ أَسْمَعْهُ وَلَكِنَّهُ قَالَ أَمَّا مُوْسَى كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَيْهِ إِذْ اِنْحَدَرَ فِي الْوَادِي يُلَبِّي
[1480]

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsannaa berkata, telah menceritakan kepadaku Ibnu Abu ‘Adiy dari Ibnu ‘Aun dari Mujahid berkata
Kami pernah bersama Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhuma lalu orang-orang menyebut tentang Dajjal bahwasanya Beliau Shallallahu’alaihiwasallam menceritakan bahwa diantara kedua mata ad-Dajjal tertulis kata kafir. Maka Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhuma berkata: Aku belum pernah mendengarnya. Akan tetapi Beliau bersabda: Adapun Musa Alaihissalam seolah aku melihatnya ketika menuruni lembah sambil bertalbiyah.
{H.R. Bukhori : 1480}