Mengkafani jenazah

وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى التَّمِيْمِيُّ وَأَبُوْ بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَمُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللهِ بْنِ نُمَيْرٍ وَأَبُوْ كُرَيْبٍ وَاللَّفْظُ لِيَحْيَى قَالَ يَحْيَى أَخْبَرَنَا وَقَالَ اْلآخَرُوْنَ حَدَّثَنَا أَبُوْ مُعَاوِيَةَ عَنِ اْلأَعْمَشِ عَنْ شَقِيْقٍ عَنْ خَبَّابِ بْنِ اْلأَرَتِّ قَالَ:

هَاجَرْنَا مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَبِيْلِ اللهِ نَبْتَغِي وَجْهَ اللهِ فَوَجَبَ أَجْرُنَا عَلَى اللهِ فَمِنَّا مَنْ مَضَى لَمْ يَأْكُلْ مِنْ أَجْرِهِ شَيْئًا مِنْهُمْ مُصْعَبُ بْنُ عُمَيْرٍ قُتِلَ يَوْمَ أُحُدٍ فَلَمْ يُوْجَدْ لَهُ شَيْءٌ يُكَفَّنُ فِيْهِ إِلاَّ نَمِرَةٌ فَكُنَّا إِذَا وَضَعْنَاهَا عَلَى رَأْسِهِ خَرَجَتْ رِجْلاَهُ وَإِذَا وَضَعْنَاهَا عَلَى رِجْلَيْهِ خَرَجَ رَأْسُهُ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ضَعُوْهَا مِمَّا يَلِي رَأْسَهُ وَاجْعَلُوْا عَلَى رِجْلَيْهِ اْلإِذْخِرَ وَمِنَّا مَنْ أَيْنَعَتْ لَهُ ثَمَرَتُهُ فَهْوَ يَهْدِبُهَا

44 – (940)

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya At Tamimi dan Abu Bakar bin Abu Syaibah dan Muhammad bin Abdullah bin Numair dan Abu Kuraib -lafazhnya milik Yahya- Yahya berkata, telah mengabarkan kepada kami -sementara yang lain berkata- Telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah dari Al A’masy dari Syaqiq dari Khabbab bin Al Aratia berkata:

Kami berhijrah di jalan Allah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam hanya untuk menggapai wajah Allah (IKHLASH KARENA ALLAH), maka Allah akan memberikan ganjarannya kepada kami (termasuk di antara adalah harta ghanimah). Namun di antara kami ada yang belum pernah mencicipi ganjarannya sedikitpun, salah satunya adalah Mush’ab bin Umair, karena ia terbunuh pada saat perang Uhud. Saat itu, tidak ada sesuatu pun untuk mengkafaninya kecuali sehelai kain burdah, yang apabila kami letakkan di atas kepalanya, maka kedua kakinya akan tampak, namun jika kami meletakkannya di atas kedua kakinya, maka kepalanya akan tampak. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda: Letakkanlah tepat di bawah lehernya, dan letakkan Idzkhir (sejenis tumbuh-tumbuhan) di atas kedua kakinya. Maka di antara kami ada yang buah-buahannya telah masak dan ia memetiknya.

(Shahih Muslim : 940 – 44 )

 

وَحَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيْمَ أَخْبَرَنَا عِيْسَى بْنُ يُوْنُسَ ح وَ حَدَّثَنَا مِنْجَابُ بْنُ الْحَارِثِ التَّمِيْمِيُّ أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيْمَ وَابْنُ أَبِي عُمَرَ جَمِيْعًا عَنِ ابْنِ عُيَيْنَةَ عَنِ اْلأَعْمَشِ بِهَذَا اْلإِسْنَادِ نَحْوَهُ

(940)

 

Dan Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Jarir -dalam jalur lain- Dan telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Isa bin Yunus -dalam jalur lain- Dan telah menceritakan kepada kami Minjab bin Harits At Tamimi telah mengabarkan kepada kami Ali bin Mushir -dalam jalur lain- dan Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim dan Ibnu Abu Umar semuanya dari Ibnu Uyainah dari Al A’masy dengan isnad ini semisalnya.

(Shahih Muslim : 940 )

 

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَأَبُوْ بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَأَبُوْ كُرَيْبٍ وَاللَّفْظُ لِيَحْيَى قَالَ يَحْيَى أَخْبَرَنَا وَقَالَ اْلآخَرَانِ حَدَّثَنَا أَبُوْ مُعَاوِيَةَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيْهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كُفِّنَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ثَلاَثَةِ أَثْوَابٍ بِيْضٍ سَحُوْلِيَّةٍ مِنْ كُرْسُفٍ لَيْسَ فِيْهَا قَمِيْصٌ وَلاَ عِمَامَةٌ أَمَّا الْحُلَّةُ فَإِنَّمَا شُبِّهَ عَلَى النَّاسِ فِيْهَا أَنَّهَا اُشْتُرِيَتْ لَهُ لِيُكَفَّنَ فِيْهَا فَتُرِكَتِ الْحُلَّةُ وَكُفِّنَ فِي ثَلاَثَةِ أَثْوَابٍ بِيْضٍ سَحُوْلِيَّةٍ فَأَخَذَهَا عَبْدُ اللهِ بْنُ أَبِي بَكْرٍ فَقَالَ لَأَحْبِسَنَّهَا حَتَّى أُكَفِّنَ فِيْهَا نَفْسِي ثُمَّ قَالَ لَوْ رَضِيَهَا اللهُ عَزَّ وَجَلَّ لِنَبِيِّهِ لَكَفَّنَهُ فِيْهَا فَبَاعَهَا وَتَصَدَّقَ بِثَمَنِهَا

45 – (941)

 

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya dan Abu Bakar bin Abu Syaibah dan Abu Kuraib -sedangkan lafazhnya dari Yahya- Yahya berkata, telah mengabarkan kepada kami -sementara dua orang yang lain berkata- Telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah dari Hisyam bin Urwah dari bapaknya dari Aisyah ia berkata:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dikafani dengan tiga helai kain berwarna putih, lembut dan terbuat dari kursuf (katun), tidak ada baju di dalamnya dan tidak juga serban. Sedangkan tentang Al Hullah (kain dari Yaman) , maka hullah diserupakan atas para sahabat, padahal kain itu telah dibeli untuk digunakan sebagai kain kafan beliau,tetapi kemudian hullah itu pun tidak jadi digunakan. Beliau dikafankan dengan tiga helai kain putih yang lembut. Kemudian Abdullah bin Abu Bakar mengambil Hullah tersebut dan berkata,Aku akan menyimpannya hingga aku mengkafani diriku dengan kain ini. kemudian ia berkata lagi, Jika Allah meridlai Nabi-Nya, tentu beliau akan dikafani dengan kain ini. Akhirnya, ia pun menjualnya dan menyedekahkan uangnya.

(Shahih Muslim : 941 – 45 )

 

وَحَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ اَلسَّعْدِيُّ أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيْهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ:

أُدْرِجَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حُلَّةٍ يَمَنِيَّةٍ كَانَتْ لِعَبْدِ اللهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ ثُمَّ نُزِعَتْ عَنْهُ وَكُفِّنَ فِي ثَلاَثَةِ أَثْوَابٍ سُحُولٍ يَمَانِيَةٍ لَيْسَ فِيهَا عِمَامَةٌ وَلاَ قَمِيْصٌ فَرَفَعَ عَبْدُ اللهِ الْحُلَّةَ فَقَالَ أُكَفَّنُ فِيْهَا ثُمَّ قَالَ لَمْ يُكَفَّنْ فِيْهَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأُكَفَّنُ فِيْهَا فَتَصَدَّقَ بِهَا

46 – (941)

 

Telah menceritakan kepadaku Ali bin Hujr As Sa’di telah mengabarkan kepada kami Ali bin Mushir Telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Urwah dari bapaknya dari Aisyah Radhiyallahu’anha  ia berkata:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dimasukkan ke dalam Hullah Yamaniyyah (kain pakaian dari Yaman) milik Abdullah bin Abu Bakr. Kemudian kain itu dilepaskan darinya, lalu beliau dikafani dengan tiga helai kain putih yang terbuat dari kapas Yamani dan di dalamnya tidak ada surban, tidak pula baju. Maka Abdullah pun mengangkat Hullah Yamaniyyah itu seraya berkata, Aku ingin mengkafani diriku dengannya, Kemudian ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam saja tidak dikafani dengannya, pantaskah diriku akan dikafani dengannya?. Maka ia pun menyedekahkannya.

(Shahih Muslim : 941 – 46 )

 

وَحَدَّثَنَاهُ أَبُوْ بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ وَابْنُ عُيَيْنَةَ وَابْنُ إِدْرِيْسَ وَعَبْدَةُ وَوَكِيْعٌ ح و حَدَّثَنَاه يَحْيَى بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْعَزِيْزِ بْنُ مُحَمَّدٍ كُلُّهُمْ عَنْ هِشَامٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَلَيْسَ فِي حَدِيْثِهِمْ قِصَّةُ عَبْدِ اللهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ

(941)

 

Dan telah menceritakannya kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah Telah menceritakan kepada kami Hafsh bin Ghiyats dan Ibnu Uyainah dan Ibnu Idris dan Abdah dan Waki’ -dalam jalur lain- Dan telah menceritakannya kepada kami Yahya bin Yahya telah mengabarkan kepada kami Abdul Aziz bin Muhammad semuanya dari Hisyam dengan isnad ini, dan di dalam hadits mereka tidak tercantum kisah Abdullah bin Abu Bakar.

(Shahih Muslim : 941 )

 

وَحَدَّثَنِي اِبْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيْزِ عَنْ يَزِيْدَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيْمَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ أَنَّهُ قَالَ:

سَأَلْتُ عَائِشَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ لَهَا فِي كَمْ كُفِّنَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ فِي ثَلاَثَةِ أَثْوَابٍ سَحُوْلِيَّةٍ

47 – (941)

 

Telah menceritakan kepadaku Ibnu Abu Umar telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz dari Yazid dari Muhammad bin Ibrahim dari Abu Salamah bahwa ia berkata:

Saya bertanya kepada Aisyah isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, saya berkata kepadanya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dikafani dengan berapa helai kain? Aisyah menjawab,(Beliau dikafani) dengan tiga helai kain putih.

(Shahih Muslim : 941 – 47 )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: