Makruh mengatakan sial aku

حَدَّثَنَا أَبُوْ بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ ح وَحَدَّثَنَا أَبُوْ كُرَيْبٍ مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلاَءِ حَدَّثَنَا أَبُوْ أُسَامَةَ كِلاَهُمَا عَنْ هِشَامٍ عَنْ أَبِيْهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

لاَ يَقُوْلَنَّ أَحَدُكُمْ خَبُثَتْ نَفْسِي وَلَكِنْ لِيَقُلْ لَقِسَتْ نَفْسِي هَذَا حَدِيْثُ أَبِي كُرَيْبٍ و قَالَ أَبُو بَكْرٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَمْ يَذْكُرْ لَكِنْ و حَدَّثَنَاهُ أَبُوْ كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا أَبُوْ مُعَاوِيَةَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ

16- (2250)

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah, Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin ‘Uyainah; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib Muhammad bin Al A’la, Telah menceritakan kepada kami Abu Usamah keduanya dari Hisyam dari Bapaknya dari ‘Aisyah dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Janganlah sekali-kali salah seorang kamu berkata: Khabusat nafsi (diriku buruk), tetapi katakanlah: Laqisat nafsi (diriku kurang).

Ini adalah Hadits Abu Kuraib. Abu Bakr berkata; dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, namun dia tidak menyebutkan kata; Wa laakin. (akan tetapi). Dan Telah menceritakannya kepada kami Abu Kuraib Telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah melalui jalur ini.

(Shahih Muslim : 2250 – 16 )

وَ حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ وَحَرْمَلَةُ قَالاَ أَخْبَرَنَا اِبْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُوْنُسُ عَنْ اِبْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ بْنِ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ عَنْ أَبِيْهِ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ

لاَ يَقُلْ أَحَدُكُمْ خَبُثَتْ نَفْسِي وَلْيَقُلْ لَقِسَتْ نَفْسِي

17-   (2251)

Dan telah menceritakan kepadaku Abu Ath Thahir dan Harmalah keduanya berkata; Telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb; Telah mengabarkan kepadaku Yunus dari Ibnu Syihab dari Abu Umamah bin Sahl bin Hunaif dari Bapaknya bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Janganlah salah seorang kamu berkata: Khabusat nafsi (diriku buruk), tetapi katakanlah: Laqisat nafsi’ (diriku kurang mampu).

(Shahih Muslim : 2251 – 17 )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: