Pembagian Rampasan Perang

وَحَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيْدٍ حَدَّثَنَا أَبُوْ عَوَانَةَ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ أَبِيْهِ قَالَ:

أَخَذَ أَبِي مِنَ الْخُمْسِ سَيْفًا فَأَتَى بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ هَبْ لِي هَذَا فَأَبَى فَأَنْزَلَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ { يَسْأَلُوْنَكَ عَنِ اْلأَنْفَالِ قُلِ الْأَنْفَالُ ِللهِ وَالرَّسُوْلِ }[8 /الأنفال /1]

33 – (1748)

 

Dan telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan kepada kami Abu ‘Awanah dari Simak dari Mush’ab bin Sa’d dari ayahnya dia berkata:

Ayahku, Sa’d, pernah mengambil pedang dari seperlima bagian ghanimah, lalu dia membawanya ke hadapan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Ayahku berkata, Berikanlah pedang ini kepadaku.Namun Rasulullah menolaknya, kemudian Allah Azza Wa Jalla menurunkan ayat: Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah, ‘Harta rampasan perang kepunyaan Allah dan Rasul) ‘ (Qs. Al Anfaal: 1).

(Shahih Muslim 1748 – 33 )

 

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَابْنُ بَشَّارٍ وَاللَّفْظُ ِلابْنِ الْمُثَنَّى قَالاَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ أَبِيْهِ قَالَ:

نَزَلَتْ فِيَّ أَرْبَعُ آيَاتٍ أَصَبْتُ سَيْفًا فَأَتَى بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُوْلَ اللهِ نَفِّلْنِيْهِ فَقَالَ ضَعْهُ ثُمَّ قَامَ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ضَعْهُ مِنْ حَيْثُ أَخَذْتَهُ ثُمَّ قَامَ فَقَالَ نَفِّلْنِيْهِ يَا رَسُوْلَ اللهِ فَقَالَ ضَعْهُ فَقَامَ فَقَالَ يَا رَسُوْلَ اللهِ نَفِّلْنِيْهِ أَؤُجْعَلُ كَمَنْ لاَ غَنَاءَ لَهُ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ضَعْهُ مِنْ حَيْثُ أَخَذْتَهُ قَالَ فَنَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ { يَسْأَلُوْنَكَ عَنِ اْلأَنْفَالِ قُلِ الْأَنْفَالُ ِللهِ وَالرَّسُوْلِ}

34 – (1748)

 

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna dan Ibnu Basyarsedangkan redaksi hadits ini lafadznya berasal dari Ibnu Mutsanna, keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far telah menceritakan kepada kami Syu’bahdari Simak bin Harb dari Mush’ab bin Sa’d dari ayahnya dia berkata:

Ada empat ayat Al Qur’an yang turun dan menyinggung tentangku; aku pernah mendapatkan sebilah pedang, lalu aku membawanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seraya kukatakan, Wahai Rasulullah, berikanlah pedang itu kepadaku sebagai ghanimah. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Letakkanlah pedang itu pada tempat di mana kamu mengambilnya. Kemudian ayahku berdiri dan berkata, Wahai Rasulullah, berikanlah pedang ini kepadaku sebagai ghanimah. Maka beliau bersabda: Letakkanlah pedang itu. Rupanya ayahku tetap berdiri dan berkata, Wahai Rasulullah, berikanlah pedang itu kepadaku, niscaya aku akan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Namun Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tetap bersabda: Letakkanlah pedang itu pada tempat dimana kamu telah mengambilnya. Kemudian turunlah ayat berikut ini: (Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah:Harta rampasan perang kepunyaan Allah dan Rasul…) ‘ (Qs. Al Anfaal: 1).

(Shahih Muslim 1748 – 34 )

 

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ:

بَعَثَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَرِيَّةً وَأَنَا فِيْهِمْ قِبَلَ نَجْدٍ فَغَنِمُوْا إِبِلاً كَثِيْرَةً فَكَانَتْ سُهْمَانُهُمُ اثْنَا عَشَرَ بَعِيْرًا أَوْ أَحَدَ عَشَرَ بَعِيْرًا وَنُفِّلُوْا بَعِيْرًا بَعِيْرًا

35 – (1749)

 

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya dia berkata; aku bacakan di hadapan Malik; dari Nafi’ dari Ibnu Umar dia berkata:

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengirim suatu pasukan ke negeri Najd, sedangkan aku termasuk dalam pasukan tersebut. Mereka kemudian memperoleh ghanimah berupa unta yang sangat banyak, sehingga masing-masing mereka mendapat bagian dua belas ekor atau sebelas ekor unta, bahkan setiap dari mereka mendapatkan tambahan satu ekor unta.

(Shahih Muslim 1749 – 35 )

 

وَحَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيْدٍ حَدَّثَنَا لَيْثٌ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ:

أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ سَرِيَّةً قِبَلَ نَجْدٍ وَفِيْهِمُ ابْنُ عُمَرَ وَأَنَّ سُهْمَانَهُمْ بَلَغَتْ اِثْنَيْ عَشَرَ بَعِيْرًا وَنُفِّلُوْا سِوَى ذَلِكَ بَعِيْرًا فَلَمْ يُغَيِّرْهُ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

36 – (1749)

 

Dan telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan kepada kami Laits. (dalam riwayat lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kamiMuhammad bin Rumh telah mengabarkan kepada kami Laits dari Nafi’ dari Ibnu Umar:

Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengirim suatu pasukan menuju daerah Najd, sedangkan Ibnu Umar termasuk dalam prajurit tersebut. Lalu pasukan tersebut mendapatkan ghanimah yang banyak sehingga masing-masing dari mereka mendapatkan dua belas unta dan masih ditambah dengan satu unta lagi untuk setiap prajurit, dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak merubah ketetapan tersebut.

(Shahih Muslim 1749 – 36 )

 

وَحَدَّثَنَا أَبُوْ بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ وَعَبْدُ الرَّحِيْمِ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ عُبَيْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ:

بَعَثَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَرِيَّةً إِلَى نَجْدٍ فَخَرَجْتُ فِيْهَا فَأَصَبْنَا إِبِلاً وَغَنَمًا فَبَلَغَتْ سُهْمَانُنَا اِثْنَيْ عَشَرَ بَعِيْرًا اِثْنَيْ عَشَرَ بَعِيْرًا وَنَفَّلَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعِيْرًا بَعِيْرًا

37 – (1749)

 

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Ali bin Mushir dan Abdurrahim bin Sulaiman dari Ubaidullah bin Umar dari Nafi’dari Ibnu Umar dia berkata:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengirim suatu utusan ke negeri Najd, dan aku termasuk dari prajurit tersebut, saat itu kami mendapatkan ghanimah banyak sekali sehingga setiap kita mendapatkan dua belas ekor unta, dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam masih menambahkan lagi satu ekor unta untuk setiap prajurit.

(Shahih Muslim 1749 – 37 )

وَحَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالاَ حَدَّثَنَا يَحْيَى وَهُوَ الْقَطَّانُ عَنْ عُبَيْدِ اللهِ بِهَذَا اْلإِسْنَادِ

(1749)

Dan telah menceritakan kepada kami Zuhair bin Harb dan Muhammad bin Al Mutsannakeduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Yahya -yaitu Al Qatthan- dari Ubaidullahdengan isnad ini.

(Shahih Muslim 1749)

 

 

وَ حَدَّثَنَاه أَبُو الرَّبِيعِ وَأَبُو كَامِلٍ قَالاَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ أَيُّوْبَ ح وَ حَدَّثَنَا اِبْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا اِبْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنِ ابْنِ عَوْنٍ قَالَ كَتَبْتُ إِلَى نَافِعٍ أَسْأَلُهُ عَنِ النَّفَلِ فَكَتَبَ إِلَيَّ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ كَانَ فِي سَرِيَّةٍ ح و َحَدَّثَنَا اِبْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا اِبْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي مُوْسَى ح وَ حَدَّثَنَا هَارُوْنُ بْنُ سَعِيْدٍ اَلْأَيْلِيُّ حَدَّثَنَا اِبْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ كُلُّهُمْ عَنْ نَافِعٍ بِهَذَا اْلإِسْنَادِ نَحْوَ حَدِيْثِهِمْ

2 م – (1749)

 

Dan telah menceritakan kepada kami Abu Ar Rabi’ dan Abu Kamil keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Hammad dari Ayyub. (dalam riwayat lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Ibnu Al Mutsanna telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu ‘Adi dari Ibnu ‘Aun dia berkata, Aku pernah menulis surat kepada Nafi’ untuk menanyakan perihal bagian dari harta rampasan perang, lalu dia membalas suratku bahwa Ibnu Umar pernah ikut dalam suatu pasukan. (dalam riwayat lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Ibnu Rafi’ telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq telah mengabarkan kepada kamiIbnu Juraij telah mengabarkan kepadaku Musa. (dalam riwayat lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Harun bin Sa’id Al Aili telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahbtelah mengabarkan kepadaku Usamah bin Zaid mereka semua dari Nafi’ dengan sanad ini, seperti hadits mereka.

(Shahih Muslim 1749) 2

 

وَحَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ يُوْنُسَ وَعَمْرٌو النَّاقِدُ وَاللَّفْظُ لِسُرَيْجٍ قَالاَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ رَجَاءٍ عَنْ يُوْنُسَ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيْهِ قَالَ نَفَّلَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَفَلاً سِوَى نَصِيْبِنَا مِنَ الْخُمْسِ فَأَصَابَنِي شَارِفٌ وَالشَّارِفُ الْمُسِنُّ الْكَبِيْرُ

38 – (1750)

 

Dan telah menceritakan kepada kami Suraij bin Yunus dan Amru An Naqidsedangkan lafadz haditnya dari Suraij, keduanya berkata; telah menceritakan kepada kamiAbdullah bin Raja` dari Yunus dari Az Zuhri dari Salim dari ayahnya dia berkata:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah membagi harta rampasan perang selain dari bagian kita yang seperlima, saat itu aku mendapatkan jatah seekor unta -yaitu unta yang telah berumur-.

(Shahih Muslim 1750 – 38 )

 

 

وَ حَدَّثَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ حَدَّثَنَا اِبْنُ الْمُبَارَكِ ح و حَدَّثَنِي حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا اِبْنُ وَهْبٍ كِلاَهُمَا عَنْ يُوْنُسَ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ بَلَغَنِي عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ نَفَّلَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَرِيَّةً بِنَحْوِ حَدِيْثِ ابْنِ رَجَاءٍ

39 – (1750)

 

Dan telah menceritakan kepada kami Hannad bin As Sari telah menceritakan kepada kamiIbnu Mubarrak. (dalam riwayat lain disebutkan) Telah menceritakan kepadaku Harmalah bin Yahya telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb keduanya dari Yunus dari Ibnu Syihab dia berkata; telah sampai kepadaku dari Ibnu Umar dia berkata, Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam pernah membagi harta rampasan perang kepada prajurit…seperti hadits riwayat Ibnu Raja`.

(Shahih Muslim 1750 – 39 )

 

وَحَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ شُعَيْبِ بْنِ اللَّيْثِ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ جَدِّي قَالَ حَدَّثَنِي عُقَيْلُ بْنُ خَالِدٍ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمٍ عَنْ عَبْدِ اللهِ:

أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ كَانَ يُنَفِّلُ بَعْضَ مَنْ يَبْعَثُ مِنَ السَّرَايَا لِأَنْفُسِهِمْ خَاصَّةً سِوَى قَسْمِ عَامَّةِ الْجَيْشِ وَالْخُمْسُ فِي ذَلِكَ وَاجِبٌ كُلِّهِ

40 – (1750)

 

Dan telah menceritakan kepada kami Abdul Malik bin Shu’aib bin Laits telah menceritakan kepadaku ayahku dari kakekku dia berkata; telah menceritakan kepadaku ‘Uqail bin Khalid dari Ibnu Syihab dari Salim dari Abdullah:

Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah memberikan tambahan bagian dari harta rampasan perang kepada para anggota pasukan selain dari pembagian secara umum, sedangkan seperlima bagian dari seluruh harta rampasan wajib dibagikan.

(Shahih Muslim 1750 – 40 )

 

 

Iklan

2 Tanggapan

  1. baru mengetahui tentang hal ini gan, mau cari referensi yang lain lagi, thanks

  2. aku ingin tau lbih dlem lg,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: