Boleh Menebang dan Membakar tanaman kaum kuffar dalam peperangan

َحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَمُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ قَالاَ أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ و حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيْدٍ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللهِ

أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَرَّقَ نَخْلَ بَنِي النَّضِيْرِ وَقَطَعَ وَهِيَ الْبُوَيْرَةُ زَادَ قُتَيْبَةُ وَابْنُ رُمْحٍ فِي حَدِيثِهِمَا فَأَنْزَلَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ { مَا قَطَعْتُمْ مِنْ لِيْنَةٍ أَوْ تَرَكْتُمُوْهَا قَائِمَةً عَلَى أُصُوْلِهَا فَبِإِذْنِ اللهِ وَلِيُخْزِيَ الْفَاسِقِيْنَ

 (1746)-29

 

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya dan Muhammad bin Rumhkeduanya berkata; telah mengabarkan kepada kami Al Laits dan telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan kepada kami Laits dari Nafi’ dari Abdullah:

Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah membakar dan menebang kebun kurma milik (Yahudi) Bani Nadlir di Buwairah, lalu Allah Azza Wa Jalla menurunkan ayat:

(Apa saja yang kamu tebang dari pohon kurma (milik orang-orang kafir) atau yang kamu biarkan (tumbuh) berdiri di atas pokoknya, maka (semua itu) adalah dengan izin Allah dan Karena Dia hendak memberikan kehinaan kepada orang-orang fasik) (Qs. Al Hasyr: 5).

(Shahih Muslim 1746 – 29 )

 

حَدَّثَنَا سَعِيْدُ بْنُ مَنْصُوْرٍ وَهَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ قَالاَ حَدَّثَنَا اِبْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ مُوْسَى بْنِ عُقْبَةَ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ

أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَطَعَ نَخْلَ بَنِي النَّضِيْرِ وَحَرَّقَ وَلَهَا يَقُوْلُ حَسَّانُ وَهَانَ عَلَى سَرَاةِ بَنِي لُؤَيٍّ حَرِيْقٌ بِالْبُوَيْرَةِ مُسْتَطِيْرُ وَفِي ذَلِكَ نَزَلَتْ { مَا قَطَعْتُمْ مِنْ لِيْنَةٍ أَوْ تَرَكْتُمُوْهَا قَائِمَةً عَلَى أُصُوْلِهَا } الْآيَةَ

 (1746) – 30

 

Telah menceritakan kepada kami Sa’id bin Manshur dan Hannad bin As Sarry keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Ibnu Mubarak dari Musa bin ‘Uqbah dari Nafi’ dari Ibnu Umar Radhiyallahu’anhuma,

Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menebang dan membakar kebun kurma milik (Yahudi) Bani Nadlir, dalam peristiwa itu, Hassan sempat membaca sebait sya’ir: Alangkah terhinanya tokoh-tokoh Bani Lu`aiy saat kebakaran melumat kebun kurma mereka yang berada di daerah Buwairah. Sehubungan dengan itu, maka turunlah ayat: (Apa saja yang kamu tebang dari pohon kurma (milik orang-orang kafir) atau yang kamu biarkan (tumbuh) berdiri di atas pokoknya…) Al-ayat (Qs. Al Hasyr: 5).

(Shahih Muslim 1746 – 30 )

 

وَ حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ عُثْمَانَ أَخْبَرَنِي عُقْبَةُ بْنُ خَالِدٍ اَلسَّكُوْنِيُّ عَنْ عُبَيْدِ اللهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ

حَرَّقَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَخْلَ بَنِي النَّضِيْرِ

(1746) – 31

Telah menceritakan kepada kami Sahl bin Utsman telah mengabarkan kepadaku Uqbah bin Khalid As Sakuni dari Ubaidullah dari Nafi’ dari Abdullah bin Umar dia berkata:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah membakar habis kebun kurma milik (Yahudi) Bani Nadlir.

(Shahih Muslim 1746 – 31 )

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: