Pahala hamba sahaya yang patuh pada majikan dan beribadah kepada Allah

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا نَصَحَ لِسَيِّدِهِ وَأَحْسَنَ عِبَادَةَ اللهِ فَلَهُ أَجْرُهُ مَرَّتَيْنِ

43 – (1664)

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya dia berkata, aku membacakannya di hadapan Malik; dari Nafi’ dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Sungguh, jika seorang budak baik dalam berbakti kepada tuannya dan baik dalam beribadah kepada Allah, maka dia akan mendapatkan pahala dua kali lipat.

(Shahih Muslim : 1664 – 43   )

وَحَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالاَ حَدَّثَنَا يَحْيَى وَهُوَ الْقَطَّانُ ح وَ حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا أَبِي ح وَحَدَّثَنَا أَبُوْ بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا اِبْنُ نُمَيْرٍ وَأَبُوْ أُسَامَةَ كُلُّهُمْ عَنْ عُبَيْدِ اللهِ ح و حَدَّثَنَا هَارُوْنُ بْنُ سَعِيْدِ اْلأَيْلِيُّ حَدَّثَنَا اِبْنُ وَهْبٍ حَدَّثَنِي أُسَامَةُ جَمِيْعًا عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِ حَدِيْثِ مَالِكٍ

(1664)

Dan telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb dan Muhammad bin Al Mutsanna keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Yahya -yaitu Al Qatthan-. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Ibnu Numair telah menceritakan kepada kami Ayahku. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibahtelah menceritakan kepada kami Ibnu Numair dan Abu Usamah semuanya dari ‘Ubaidullah. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Harun bin Sa’id Al Aili telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb telah menceritakan kepadaku Usamah semuanya dariNafi’ dari Ibnu Umar dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti haditsnya Malik.

(Shahih Muslim : 1664  )

حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ وَحَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى قَالاَ أَخْبَرَنَا اِبْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُوْنُسُ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ سَمِعْتُ سَعِيْدَ بْنَ الْمُسَيَّبِ يَقُوْلُ قَالَ أَبُوْ هُرَيْرَةَ:

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلْعَبْدِ الْمَمْلُوْكِ الْمُصْلِحِ أَجْرَانِ وَالَّذِي نَفْسُ أَبِي هُرَيْرَةَ بِيَدِهِ لَوْلاَ الْجِهَادُ فِي سَبِيْلِ اللهِ وَالْحَجُّ وَبِرُّ أُمِّي لَأَحْبَبْتُ أَنْ أَمُوْتَ وَأَنَا مَمْلُوْكٌ قَالَ وَبَلَغَنَا أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ لَمْ يَكُنْ يَحُجُّ حَتَّى مَاتَتْ أُمُّهُ لِصُحْبَتِهَا قَالَ أَبُو الطَّاهِرِ فِي حَدِيْثِهِ لِلْعَبْدِ الْمُصْلِحِ وَلَمْ يَذْكُرِ الْمَمْلُوكَ

44 – (1665)

Telah menceritakan kepadaku Abu At Thahir dan Harmalah bin Yahya keduanya berkata; telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb telah mengabarkan kepadaku Yunus dari Ibnu Syihab dia berkata; aku pernah mendengar Sa’id bin Musayyab berkata, Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Bagi seorang budak yang selalu berusaha berbuat baik, maka dia akan mendapatkan pahala dua kali lipat. Demi Dzat yang jiwa Abu Hurairah berada di tangan-Nya, seandainya tidak ada kewajiban jihad di jalan Allah, haji dan berbakti kepada ibu, tentu aku lebih senang mati dalam keadaan menjadi budak. Perawi berkata, Kami mendapat kabar bahwa Abu Hurairah tidak melakukan haji kecuali setelah ibunya meninggal dunia, karena dia harus menemani ibunya. Abu At Thahir menyebutkan dalam haditsnya, Seorang budak yang selalu berusaha berbuat baik. Dan tidak mengatakan, ‘Seorang hamba sahaya’.

(Shahih Muslim : 1665 – 44   )

وَ حَدَّثَنِيهِ زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا أَبُوْ صَفْوَانَ اْلأُمَوِيُّ أَخْبَرَنِي يُوْنُسُ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ بِهَذَا اْلإِسْنَادِ وَلَمْ يَذْكُرْ بَلَغَنَا وَمَا بَعْدَهُ

(1665)

Dan telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb telah menceritakan kepada kami Abu Shafwan Al Amawi telah mengabarkan kepadaku Yunus dari Ibnu Syihab dengan sanad ini, tanpa menyebutkan, Dan telah sampai kepadaku. Atau, Setelahnya.

(Shahih Muslim : 1665 )

وَحَدَّثَنَا أَبُوْ بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَأَبُوْ كُرَيْبٍ قَالاَ حَدَّثَنَا أَبُوْ مُعَاوِيَةَ عَنِ اْلأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

إِذَا أَدَّى الْعَبْدُ حَقَّ اللهِ وَحَقَّ مَوَالِيْهِ كَانَ لَهُ أَجْرَانِ قَالَ فَحَدَّثْتُهَا كَعْبًا فَقَالَ كَعْبٌ لَيْسَ عَلَيْهِ حِسَابٌ وَلاَ عَلَى مُؤْمِنٍ مُزْهِدٍ

45 – (1666)

Dan telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah dan Abu Kuraib keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah dari Al A’masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Apabila seorang budak melaksanakan hak-hak Allah dan hak-hak walinya (tuannya), maka dia akan mendapatkan pahala dua kali lipat. Perawi berkata, Ketika hadits tersebut aku ceritakan kepada Ka’ab, maka Iapun berkata, Baginya tidak ada hisap, tidak juga atas seorang mukmin yang zuhud.

(Shahih Muslim : 1666 – 45   )

وَحَدَّثَنِيْهِ زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا جَرِيْرٌ عَنِ اْلأَعْمَشِ بِهَذَا اْلإِسْنَادِ

(1666)

Dan telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb telah menceritakan kepada kami Jarir dari Al A’masy dengan isnad ini.

(Shahih Muslim : 1666  )

وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ قَالَ هَذَا مَا حَدَّثَنَا أَبُوْ هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ أَحَادِيْثَ مِنْهَا وَقَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

نِعِمَّا لِلْمَمْلُوكِ أَنْ يُتَوَفَّى يُحْسِنُ عِبَادَةَ اللهِ وَصَحَابَةَ سَيِّدِهِ نِعِمَّا لَهُ

46 – (1667)

Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rafi’ telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq telah menceritakan kepada kami Ma’mar dari Hammam bin Munabih dia berkata; Ini adalah sesuatu yang pernah diceritakan oleh Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu kepada kami, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Kemudian dia menyebutkan beberapa hadits yang di antaranya adalah, (Abu Hurairah) berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersbda:

Sebaik-baik budak adalah apabila dia wafat setelah membaguskan diri untuk beribadah kepada Allah dan berbuat baik kepada tuannya.

(Shahih Muslim : 1667 – 46   )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: