Orang yang bernadzar berjalan kaki ke Ka’bah

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى التَّمِيْمِيُّ أَخْبَرَنَا يَزِيْدُ بْنُ زُرَيْعٍ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ ح وَ حَدَّثَنَا اِبْنُ أَبِي عُمَرَ وَاللَّفْظُ لَهُ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُعَاوِيَةَ الْفَزَارِيُّ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ حَدَّثَنِي ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى شَيْخًا يُهَادَى بَيْنَ ابْنَيْهِ فَقَالَ مَا بَالُ هَذَا قَالُوْا نَذَرَ أَنْ يَمْشِيَ قَالَ إِنَّ اللهَ عَنْ تَعْذِيْبِ هَذَا نَفْسَهُ لَغَنِيٌّ وَأَمَرَهُ أَنْ يَرْكَبَ

9 – (1642)

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya At Tamimi telah mengabarkan kepada kami Yazid bin Zurai’ dari Humaid dari Tsabit dari Anas. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Umar dan ini adalah lafadz dia, telah menceritakan kepada kami Marwan bin Mu’awiyah Al Fazari telah menceritakan kepada kami Humaid telah menceritakan kepadaku Tsabit dari Anas :

Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melihat seorang laki-laki tua berjalan dengan dituntun oleh dua orang anaknya, lantas beliau bersabda: Kenapa orang tua ini? mereka menjawab, Dia bernadzar (untuk beribadah haji) dengan berjalan kaki. Beliau lalu bersabda: Sesungguhnya Allah tidak butuh atas penyiksaan orang ini atas dirinya (sendiri). Kemudian beliau memerintahkan supaya naik kendaraan.

(Shahih Muslim : 1642 – 9)

وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوْبَ وَقُتَيْبَةُ وَابْنُ حُجْرٍ قَالُوْا حَدَّثَنَا إِسْمَعِيْلُ وَهُوَ اِبْنُ جَعْفَرٍ عَنْ عَمْرٍو وَهُوَ اِبْنُ أَبِي عَمْرٍو عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ اْلأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَدْرَكَ شَيْخًا يَمْشِي بَيْنَ اِبْنَيْهِ يَتَوَكَّأُ عَلَيْهِمَا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا شَأْنُ هَذَا قَالَ اِبْنَاهُ يَا رَسُوْلَ اللهِ كَانَ عَلَيْهِ نَذْرٌ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اِرْكَبْ أَيُّهَا الشَّيْخُ فَإِنَّ اللهَ غَنِيٌّ عَنْكَ وَعَنْ نَذْرِكَ وَاللَّفْظُ لِقُتَيْبَةَ وَابْنِ حُجْرٍ

10 – (1643)

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ayyub dan Qutaibah dan Ibnu Hujr mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Isma’il – yaitu Ibnu Ja’far – dari ‘Amru – yaitu Ibnu Abu ‘Amru –  dari Abdurrahman Al A’raj dari Abu Hurairah:

Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melihat seorang laki-laki tua berjalan dengan diapit oleh kedua putranya, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Kenapa orang ini? kedua putaranya menjawab, Wahai Rasulullah, dia sedang menunaikan nadzarnya. Lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Naiklah kendaraan wahai bapak tua, sesungguhnya Allah Mahakaya (tidak butuh) nadzarmu yang seperti itu. Dan ini adalah lafaz Qutaibah dan Ibnu Hujr.

(Shahih Muslim : 1643 – 10 )

وَحَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيْدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيْزِ يَعْنِي الدَّرَاوَرْدِيَّ عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو بِهَذَا اْلإِسْنَادِ مِثْلَهُ

 (1643)

Dan telah mengabarkan kepada kami Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz -yaitu Ad Darawardi- dari ‘Amru bin Abu ‘Amru dengan isnad seperti ini.

(Shahih Muslim : 1643 )

وَحَدَّثَنَا زَكَرِيَّاءُ بْنُ يَحْيَى بْنِ صَالِحٍ الْمِصْرِيُّ حَدَّثَنَا الْمُفَضَّلُ يَعْنِي اِبْنَ فَضَالَةَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللهِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ يَزِيْدَ بْنِ أَبِي حَبِيْبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ أَنَّهُ قَالَ:

نَذَرَتْ أُخْتِي أَنْ تَمْشِيَ إِلَى بَيْتِ اللهِ حَافِيَةً فَأَمَرَتْنِي أَنْ أَسْتَفْتِيَ لَهَا رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتَفْتَيْتُهُ فَقَالَ لِتَمْشِ وَلْتَرْكَبْ

11 – (1644)

Dan telah menceritakan kepada kami Zakaria bin Yahya bin Shalih Al Mishri telah menceritakan kepada kami Al Mufadlal -yaitu Ibnu Fadlalah- telah menceritakan kepadaku Abdullah bin ‘Ayyasy dari Yazid bin Abu Habib dari Abu Al Khair dari ‘Uqbah bin Amir bahwa dia berkata:

Saudara perempuanku pernah bernadzar pergi ke Baitullah dengan berjalan kaki tanpa beralas kaki, lalu dia menyuruhku untuk memintakan fatwa kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam perihal itu. Maka beliau bersabda: Dia boleh berjalan kaki dan boleh pula naik kendaraan.

(Shahih Muslim : 1644 – 11 )

وَحَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا اِبْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنَا سَعِيْدُ بْنُ أَبِي أَيُّوْبَ أَنَّ يَزِيْدَ بْنَ أَبِي حَبِيْبٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَا الْخَيْرِ حَدَّثَهُ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ أَنَّهُ قَالَ:

نَذَرَتْ أُخْتِي فَذَكَرَ بِمِثْلِ حَدِيْثِ مُفَضَّلٍ وَلَمْ يَذْكُرْ فِي الْحَدِيْثِ حَافِيَةً وَزَادَ وَكَانَ أَبُو الْخَيْرِ لاَ يُفَارِقُ عُقْبَةَ

12 – (1644)

Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rafi’ telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq telah mengabarkan kepada kami Ibnu Juraij telah mengabarkan kepada kami Sa’id bin Abu Ayyub bahwa Yazid bin Abu Habib telah mengabarkan bahwa Abu Al Khair telah mengabarkan kepadanya dari ‘Uqbah bin ‘Amir Al Juhani dia berkata:

Saudara perempuanku pernah bernadzar… kemudian dia menyebutkan redaksi hadist seperti hadits Mufadlal, namun dalam haditsnya dia tidak menyebutkan, Dengan tanpa beralas kaki. Dan dia menambahkan, Abu Al Khair tidak membedakan antara haditsnya ‘Uqbah.

(Shahih Muslim : 1644 – 12 )

وَحَدَّثَنِيْهِ مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ وَابْنُ أَبِي خَلَفٍ قَالاَ حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ حَدَّثَنَا اِبْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي يَحْيَى بْنُ أَيُّوْبَ أَنَّ يَزِيْدَ بْنَ أَبِي حَبِيْبٍ أَخْبَرَهُ بِهَذَا اْلإِسْنَادِ مِثْلَ حَدِيْثِ عَبْدِ الرَّزَّاقِ

(1644)

Dan telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Hatim dan Ibnu Abu Khalaf keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Rauh bin ‘Ubadah telah menceritakan kepada kami Ibnu Juraij telah mengabarkan kepadaku Yahya bin Ayyub bahwa Yazid bin Abu Habib telah mengabarkan kepadanya dengan isnad seperti hadist Abdurrazaq.

(Shahih Muslim : 1644 )

وَحَدَّثَنِي هَارُوْنُ بْنُ سَعِيْدٍ الْأَيْلِيُّ وَيُوْنُسُ بْنُ عَبْدِ اْلأَعْلَى وَأَحْمَدُ بْنُ عِيْسَى قَالَ يُوْنُسُ أَخْبَرَنَا وَ قَالَ اْلآخَرَانِ حَدَّثَنَا اِبْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ عَنْ كَعْبِ بْنِ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ شِمَاسَةَ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

كَفَّارَةُ النَّذْرِ كَفَّارَةُ الْيَمِيْنِ

13 – (1645)

Telah menceritakan kepadaku Harun bin Sa’id Al Aili dan Yunus bin Abdul A’la dan Ahmad bin Isa, Yunus berkata; telah mengabarkan kepada kami, sedangkan yang dua orang mengakatan; telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahab telah mengabarkan kepadaku ‘Amru bin Al Harits dari Ka’b bin ‘Alqamah dari Abdurrahman bin Syimasah dari Abu Al Khair dari ‘Alqamah bin ‘Amir dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:

Kafarahnya (denda) nadzar sama dengan kafarahnya sumpah.

(Shahih Muslim : 1645 – 13 )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: