Bentuk mulut, mata dan tumit Rasulullah SAW

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ وَاللَّفْظُ ِلابْنِ الْمُثَنَّى قَالاَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ سَمُرَةَ قَالَ:

كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ضَلِيعَ الْفَمِ أَشْكَلَ الْعَيْنِ مَنْهُوسَ الْعَقِبَيْنِ قَالَ قُلْتُ لِسِمَاكٍ مَا ضَلِيعُ الْفَمِ قَالَ عَظِيمُ الْفَمِ قَالَ قُلْتُ مَا أَشْكَلُ الْعَيْنِ قَالَ طَوِيلُ شَقِّ الْعَيْنِ قَالَ قُلْتُ مَا مَنْهُوسُ الْعَقِبِ قَالَ قَلِيلُ لَحْمِ الْعَقِبِ

97 – (2339)

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna dan Muhammad bin Basysyar dan lafazh ini milik Ibnu Al Mutsanna dia berkata; Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far; Telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Simak bin HarbAku mendengar Jabir bin Samurah Radhiyallahu’anhu berkata:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam itu bermulut dhali’, bermata asykal, dan bertumit manhus. Perawi berkata; ‘Saya bertanya kepada Simak; ‘Apa yang dimaksud dengan bermulut dhali’? ‘ Simak menjawab; ‘Bentuk mulutnya besar.’ Saya bertanya pula kepadanya; ‘Apa yang dimaksud dengan bermata asykal? ‘ Simak menjawab; ‘Yaitu mata yang satu dengan yang lain letaknya tidak tampak berdekatan.’ Saya bertanya lagi kepadanya; ‘Lalu, apa yang dimaksud dengan bertumit manhus? ‘ Simak menjawab; ‘Yaitu daging tumitnya sedikit.’

(Shahih Muslim 2339-97)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: