Nabi Shallallahu alaihi wassalam adalah utusan terakhir

حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ مُحَمَّدٍ اَلنَّاقِدُ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنِ اْلأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

مَثَلِي وَمَثَلُ اْلأَنْبِيَاءِ كَمَثَلِ رَجُلٍ بَنَى بُنْيَانًا فَأَحْسَنَهُ وَأَجْمَلَهُ فَجَعَلَ النَّاسُ يُطِيْفُونَ بِهِ يَقُولُونَ مَا رَأَيْنَا بُنْيَانًا أَحْسَنَ مِنْ هَذَا إِلاَّ هٰذِهِ اللَّبِنَةَ فَكُنْتُ أَنَا تِلْكَ اللَّبِنَةَ

20- (2286)

Telah menceritakan kepada kami Amru bin Muhammad An Naaqid Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyainah dari Abu Zinad dari Al A’raj dari Abu Hurairah  Radhiyallahu’anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sabdanya:

Perumpamaanku dengan Nabi-nabi sebelumku adalah seperti orang membangun sebuah bangunan, lalu dia sempurnakan dan diperbagus bangunannya, hingga orang-orang pun mulai mengelilingi bangunan tersebut seraya berkata; ‘Aku tidak melihat bangunan yang lebih bagus dari ini. kecuali sebuah sudut (belum terpasang) dengan sebuah bata. Maka akulah yang meletakkan atau memasang bata itu.

(Shahih Muslim No 2286-20)

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ قَالَ هٰذَا مَا حَدَّثَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ أَحَادِيثَ مِنْهَا وَقَالَ أَبُو الْقَاسِمِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

مَثَلِي وَمَثَلُ اْلأَنْبِيَاءِ مِنْ قَبْلِي كَمَثَلِ رَجُلٍ اِبْتَنَى بُيُوتًا فَأَحْسَنَهَا وَأَجْمَلَهَا وَأَكْمَلَهَا إِلاَّ مَوْضِعَ لَبِنَةٍ مِنْ زَاوِيَةٍ مِنْ زَوَايَاهَا فَجَعَلَ النَّاسُ يَطُوفُونَ وَيُعْجِبُهُمُ الْبُنْيَانُ فَيَقُولُونَ أَلاَ وَضَعْتَ هَاهُنَا لَبِنَةً فَيَتِمَّ بُنْيَانُكَ فَقَالَ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكُنْتُ أَنَا اللَّبِنَةَ

21- (2286)

Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rafi’ Telah menceritakan kepada kami Abdur Razaq Telah menceritakan kepada kami Ma’mar dari Hammam bin Munabbih dia berkata; ‘Inilah yang telah di ceritakan oleh Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu kepada kami dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, -kemudian dia menyebutkan beberapa Hadits yang di antaranya-; dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:

Perumpamaanku dengan Nabi-nabi sebelumku adalah seperti orang membangun rumah, lalu disempurnakannya dan dibaguskannya buatannya, kecuali sebuah sudut (belum terpasang) dengan sebuah bata. Maka masuklah orang banyak ke rumah itu. Mereka mulai mengelilinginya dan kagum akan keindahannya. Lalu mereka bertanya; Kenapa batu di tempat ini belum dipasang sehingga bangunanmu menjadi sempurna? Maka Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : Maka akulah bata bata itu.

(Shahih Muslim No 2286-21)

و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ وَقُتَيْبَةُ وَابْنُ حُجْرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ يَعْنُونَ ابْنَ جَعْفَرٍ عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ أَبِي صَالِحِ السَّمَّانِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

مَثَلِي وَمَثَلُ الْأَنْبِيَاءِ مِنْ قَبْلِي كَمَثَلِ رَجُلٍ بَنَى بُنْيَانًا فَأَحْسَنَهُ وَأَجْمَلَهُ إِلاَّ مَوْضِعَ لَبِنَةٍ مِنْ زَاوِيَةٍ مِنْ زَوَايَاهُ فَجَعَلَ النَّاسُ يَطُوفُونَ بِهِ وَيَعْجَبُونَ لَهُ وَيَقُولُونَ هَلاَّ وُضِعَتْ هَذِهِ اللَّبِنَةُ قَالَ فَأَنَا اللَّبِنَةُ وَأَنَا خَاتَمُ النَّبِيِّيْنَ

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَأَبُو كُرَيْبٍ قَالاَ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنِ اْلأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلِي وَمَثَلُ النَّبِيِّيْنَ فَذَكَرَ نَحْوَهُ

22- (2286)

Dan telah menceritakan kepadaku Yahya bin Ayyub dan Qutaibah serta Ibnu Hujrmereka berkata; Telah menceritakan kepada kami Ismail yaitu Ibnu Ja’far dari Abdullah bin Dinar dari Abu Shalih As Samman dari Abu Hurairah  Radhiyallahu’anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Perumpamaanku dengan Nabi-nabi sebelumku adalah seperti orang membangun rumah, lalu disempurnakannya dan dibaguskannya buatannya, kecuali sebuah sudut (belum terpasang) dengan sebuah bata. Maka masuklah orang banyak ke rumah itu. Mereka mulai mengelilinginya dan kagum akan keindahannya. Lalu mereka bertanya; ‘Kenapa batu di tempat ini belum dipasang  “Maka akulah batu bata itu dan  aku adalah sebagai penutup para Nabi. Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah dan Abu Kuraib berkata;

Telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah dari Al A’masy dari Abu Shalih dari Abu Sa’idberkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Perumpamaanku dan perumpamaan para nabi… lalu perawi menyebutkan seperti hadits di atas.

(Shahih Muslim No 2286-22)

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا سَلِيمُ بْنُ حَيَّانَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مِينَاءَ عَنْ جَابِرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

مَثَلِي وَمَثَلُ اْلأَنْبِيَاءِ كَمَثَلِ رَجُلٍ بَنَى دَارًا فَأَتَمَّهَا وَأَكْمَلَهَا إِلاَّ مَوْضِعَ لَبِنَةٍ فَجَعَلَ النَّاسُ يَدْخُلُونَهَا وَيَتَعَجَّبُونَ مِنْهَا وَيَقُولُونَ لَوْلاَ مَوْضِعُ اللَّبِنَةِ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَنَا مَوْضِعُ اللَّبِنَةِ جِئْتُ فَخَتَمْتُ اْلأَنْبِيَاءَ

و حَدَّثَنِيهِ مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ حَدَّثَنَا ابْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا سَلِيمٌ بِهَذَا اْلإِسْنَادِ مِثْلَهُ وَقَالَ بَدَلَ أَتَمَّهَا أَحْسَنَهَا

23- (2287)

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah Telah menceritakan kepada kami ‘Affan Telah menceritakan kepada kami Salim bin Hayyan Telah menceritakan kepada kami Sa’id bin Mina dari Jabir Radhiyallahu’anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:

Perumpamaanku dengan Nabi-nabi sebelumku adalah seperti orang membangun rumah, lalu disempurnakannya buatannya, kecuali sebuah sudut (belum terpasang) dengan sebuah bata. Maka masuklah orang banyak ke rumah itu. Mereka mulai kagum akan keindahannya. Lalu mereka berkata; ‘seandainya batu disini sudah dipasang tentu bangunan ini menjadi lebih sempurna.’ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Maka akulah yang meletakkan atau memasang bata itu, aku datang sebagai Nabi terakhir.

Dan telah menceritakannya kepadaku Muhammad bin Hatim Telah menceritakan kepada kami Ibnu Mahdi Telah menceritakan kepada kami Salim Radhiyallahu’anhu melalui jalur ini dengan Hadits yang serupa. Salim berkata; ‘disempurnakannya’ sebagai ganti dari lafazh ‘diperindahnya.’

(Shahih Muslim No 2287-23)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: