Sunnah Sholat Disebelah Kanan Imam

وحدثنا أبو كريب. أخبرنا ابن أبي زائدة عن مسعر، عن ثابت بن عبيد، عن ابن البراء، عَنِ الْبَرَّاءِ؛ قَالَ:

كُنَّا إِذَا صَلَّيْنَا خَلْفَ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، أَحْبَبْنَا أَنْ نَكُوْنَ عَنْ يَمِيْنِهِ، يَقْبَلُ عَلَيْنَا بِوَجْهِهِ. قَالَ فَسَمِعْتُهُ يَقُوْلُ “رَبِّ! قِنِّي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ (أَوْ تَجْمَعُ) عِبَادَكَ”.

62 – (709)

Hadits riwayat Barra’ Radhiyallahu’anhu, ia berkata :

Ketika kami shalat di belakang Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam, kami menyukai berada di sebelah kanan beliau, kemudian beliau menghadap kearah kami dengan wajah beliau. Barro’ berkata: kemudian aku mendengar beliau berdo’a: Ya Tuhanku, peliharalah diriku dari siksaMu pada hari Engkau membangkitkan (mengumpulkan) hamba-hamba-Mu.

(Hadits Shahih Muslim : 709-62)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: