Dilarang Menikah dan Menikahkan Ketika Sedang Ihram

عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ يَقُوْلُ  قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم:

“لاَ يَنْكِحُ الْمُحْرِمُ وَلاَ  يُنْكَحُ وَلاَ  يَخْطُبُ”.(1409)

Hadits riwayat Usman binAffan Radhiyallahu’anhu,iaberkata:

Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam: Orang yang ihram (sedang mengerjakan haji atau umrah) tidak boleh mengawinkan, tidak boleh dikawinkan dan tidak boleh meminang.

(Shahih Muslim no:1409)

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَخْبَرَهُ ؛ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم تَزَوَّجَ مَيْمُوْنَةَ وَهُوَ مُحْرِمٌ. زَادَ ابْنُ نَمِيْرٍ: فَحَدَثْتُ بِهِ الزُّهْرِي فَقَالَ: أَخْبَرَنِي يَزِيْدُ بْنُ اْلأَصَمِّ ؛ أَنَّهُ نَكَحَهَا وَهُوَ حَلاَلٌ. (1410)

Hadits riwayat Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhu:

Bahwa Nabi Shallallahu alaihi wassalam menikah dengan Maimunah dalam keadaan berihram. Ibnu Numair menambahkan: Aku menceritakan hal itu kepada Zuhri, lalu ia berkata: Yazid bin Asham mengabarkan kepadaku bahwa beliau menikahinya dalam keadaan halalز

(Shahih Muslim no:1410)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: