Anjuran Untuk Menikah

عَنْ عَلْقَمَةَ، قَالَ: كُنْتُ أَمْشِي مَعَ عَبْدِاللهِ بِمِنَى. فَلَقِيْهِ عُثْمَانُ. فَقَامَ مَعَهُ يُحْدِثُهُ. فَقَالَ لَهُ عُثْمَانُ: يَا أَبَا عَبْدِالرَّحْمٰنِ ! أَلاَ نُزَوِّجُكَ جَارِيَةً شَابَةً. لَعَلَّهَا تَذْكِرُكَ بَعْضَ مَا مَضَى مِنْ زَمَانِكَ. قَالَ فَقَالَ عَبْدُاللهِ: لَئِنْ قُلْتَ ذٰاكَ  لَقَدْ قَالَ لَنَا رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: “يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ ! مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ. فَإِنَّهُ أَغْضُ لِلْبَصَرِ، وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ. وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ. فَإِنَّهُ لَهُ وَجَاءٌ”.(1400)

Hadits riwayat Abdullah bin Mas`ud Radhiyallahu’anhu:

Dari Alqamah ia berkata: Aku sedang berjalan bersama Abdullah di Mina lalu ia bertemu dengan Usman yang segera bangkit dan mengajaknya bicara,  Usman berkata kepada Abdullah: Wahai Abu Abdurrahman, inginkah kamu kami kawinkan dengan seorang perempuan yang masih belia? Mungkin ia dapat mengingatkan kembali masa lalumu yang indah. Abdullah menjawab: Kalau kamu telah mengatakan seperti itu, maka Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam pun bersabda: Wahai kaum pemuda! Barang siapa di antara kamu sekalian yang sudah mampu memikul tanggung jawab perkawinan, maka hendaklah ia menikah, karena sesungguhnya menikah itu lebih dapat menahan pandangan mata dan melindungi kemaluan (alat kelamin). Dan barang siapa yang belum mampu, maka hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu dapat menjadi penawar bagi nafsu (syahwat)

(Shahih Muslim no:1400)

عَنْ أَنَسٍ ؛ أَنَّ نَفَرًا مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم سَأَلُوْا اَزْوَاجَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم عَنْ عَمَلِهِ فِي السِّرِّ ؟ فَقَالَ بَعْضُهُمْ: لاَ أَتَزَوَّجُ النِّسَاءَ. وَقَالَ بَعْضُهُمْ لاَ آكُلُ اللَّحْمَ. وَقَالَ بَعْضُهُمْ: لاَ أَنَامُ عَلَى فِرَاشٍ. فَحَمِدَ اللهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ فَقَالَ: “مَا بَالُ أَقْوَامٍ قَالُوْا كَذٰا وَكَذٰا ؟ لَكِنِّي أُصَلِّي وَأَنَامُ. وَأَصُوْمُ وَأَفْطُرُ. وَأَتَزَوَّجُ النِّسَاءَ. فَمَنْ رَغِبَ عَنْ سُنَّتِي فَلَيْسَ مِنِّي”. (1401)

Hadits riwayat Anas Radhiyallahu’anhu:

Bahwa beberapa orang sahabat Nabi Shallallahu alaihi wassalam bertanya secara diam-diam kepada istri-istri Nabi Shallallahu alaihi wassalam tentang amal ibadah beliau. Lalu di antara mereka ada yang mengatakan: Aku tidak akan menikah dengan wanita. Yang lain berkata: Aku tidak akan memakan daging. Dan yang lain lagi mengatakan: Aku tidak akan tidur dengan alas. Mendengar itu, Nabi Shallallahu alaihi wassalam memuji Allah dan bersabda: Apa yang diinginkan orang-orang yang berkata begini, begini! Padahal aku sendiri shalat dan tidur, berpuasa dan berbuka serta menikahi wanita! Barang siapa yang tidak menyukai sunahku, maka ia bukan termasuk golonganku

(Shahih Muslim no:1401)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: