Keutamaan Orang yang berjihad dan orang yang uzlah sambil menyembah Tuhannya

عَنْ أَبِي سَعِيْدِ الْخُدْرِي؛

أَنَّ رَجُلاً أَتَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ: أَيُّ النَّاسِ أَفْضَلُ؟ فَقَالَ (رَجُلٌ يُجَاهِدُ فِي سَبِيْلِ اللهِ بِمَالِهِ وَنَفْسِهِ) قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ (مُؤْمِنٌ فِي شُعْبٍ مِنَ الشُّعَابِ، يَعْبُدُ اللهَ رَبَّهُ، وَيَدَعُ النَّاسَ مِنْ شَرِّهِ).

Hadits riwayat Abu Said Al-Khudri Radhiyallahu’anhu:

Bahwa seorang lelaki datang kepada Nabi Shallallahu alaihi wassalam dan bertanya: Manusia manakah yang lebih mulia? Nabi Shallallahu alaihi wassalam menjawab: Yaitu orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwanya. Lelaki itu bertanya lagi: Kemudian siapa? Beliau menjawab: Seorang mukmin yang berdiam di salah satu daerah bukit untuk menyembah Allah Tuhannya dan menjauhkan manusia dari kejahatannya

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ،

عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم؛ أَنَّهُ قَالَ (مِنْ خَيْرِ مَعَاشِ النَّاسِ لَهُمْ، رَجُلٌ مُمْسِكٌ عِنَانَ فَرَسِهِ فِي سَبِيْلِ اللهِ. يَطِيْرُ عَلَى مَتْنِهِ. كُلَّمَا سَمِعَ هَيْعَةً أَوْ فَزْعَةً طَارَ عَلَيْهِ. يَبْتَغِي الْقَتْلَ وَالْمَوْتَ مَظَانَّهُ. أَوْ رَجُلٌ فِي غَنِيْمَةٍ فِي رَأْسِ شَعَفَةٍ مِنْ هٰذِهِ الشَّعَفِ. أَوْ بَطْنِ وَادٍ مِنْ هٰذِهِ اْلأَوْدِيَةِ. يُقِيْمُ الصَّلاَةَ وَيُؤْتِي الزَّكَاةَ. وَيَعْبُدُ رَبَّهُ حَتَّى يَأْتِيْهِ الْيَقِيْنُ. لَيْسَ مِنَ النَّاسِ إِلاَّ فِي خَيْرٍ).

Hadits riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu:

Diriwayatkan dari Rasulullah  Shallallahu alaihi wassalam, sesungguhnya beliau bersabda: “Termasuk kehidupan manusia yang lebih berguna kepada orang banyak, seorang yang memegang tali kekang kudanya bersiap untuk berjuang di jalan Allah. Dia terbang di atas punggung kudanya setiap mendengar suara atau serangan yang mengejutkan. Dia terbang diatas kudanya, mencari kematian terbunuh atau kematian di tempat yang diharapkannya. Atau seorang laki-laki dengan kambingnya di satu puncak bukit dari beberapa puncak bukit, atau di lembah yang dalam dari beberapa lembah, dikerjakannya shalat, dibayarnya zakat dan tetap menyembah Tuhannya sampai menemui keyakinan (kematian), sedang kepada orang banyak dia melimpahkan kebaikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: