Jarak antara Orang yang shalat dengan Pembatas

عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدِ السَّاعِدِي؛ قَالَ:
كَانَ بَيْنَ مُصَلَّى رَسُوْلِ الله صلى الله عليه وسلم وَبَيْنَ الْجِدَارِ مَمَرُّ الشَّاةِ

Hadits riwayat Sahal bin Saad As-Saidi Radhiyallahu’anhu, ia berkata:

Jarak tempat shalat Nabi Shallallahu alaihi wassalam dan dinding seukuran jalan lewat kambing

عَنْ سَلَمَةَ (وَهُوَ اِبْنُ اْلأَكْوَعَ)؛ أَنَّهُ كَانَ يَتَحَرَّى مَوْضِعَ مَكَانِ الْمُصْحَفِ يُسَبِّحُ فِيْهِ. وَذَكَرَ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَتَحَرَّى ذٰلِكَ الْمَكَانِ. وَكَانَ بَيْنَ الْمِنْبَرِ وَالْقِبْلَةِ قَدْرُ مَمَرِّ الشَّاةِ

Hadits riwayat Salamah bin Akwa` Radhiyallahu’anhu:

Bahwa ia memilih tempat mushaf lalu mengerjakan shalat di sana. Ia bercerita bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam selalu memilih tempat tersebut. Jarak antara mimbar dan kiblat kira-kira cukup untuk lewat kambing.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: