Bacaan dalam shalat Isya’

عَنْ الْبَرَّاءِ يَحْدِثُ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم؛ أَنَّهُ كَانَ فِي السَّفَرِ. فَصَلَّى الْعِشَاءَ اْلآخِرَةَ. فَقَرَأَ فِي إِحْدَى الرَّكْعَتَيْنِ: {وَالتِّيْنِ وَالزَّيْتُوْنِ} [95/التين/ الآية-1

Hadits riwayat Barra’ Radhiyallahu’anhu:

Dari Nabi Shallallahu alaihi wassalam bahwa dalam suatu perjalanan beliau mengerjakan shalat Isyak. Dalam salah satu dari dua rakaatnya beliau membaca Wat tiini waz zaitun


عَنْ جَابِرٍ؛ قَالَ

كَانَ مُعاَذُ يُصَلِّي مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم. ثُمَّ يَأْتِي فَيَؤُمُّ قَوْمَهُ. فَصَلَّى لَيْلَةً مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم الْعِشَاءَ. ثُمَّ أَتَى قَوْمَهُ فَأَمَّهُمْ. فَافْتَتَحَ بِسُوْرَةِ الْبَقَرَةِ. فَانْحَرَفَ رَجُلٌ فَسَلَّمَ. ثُمَّ صَلَّى وَحْدَهُ وَانْصَرَفَ. فَقَالُوْا لَهُ: أَناَفَقْتَ؟ يَا فُلاَنُ! قَالَ: لاَ. وَاللهِ! وَلآتِيَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم فَلأَخْبِرَنَّهُ. فَأَتَى رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ! إِنَّا أَصْحَابُ نَوَاضِحَ. نَعْمَلُ بِالنَّهَارِ. وَإِنَّ مُعَاذًا صَلَّى مَعَكَ الْعِشاَءَ. ثُمَّ أَتَي فَافْتَتَحَ بِسُوْرَةِ الْبَقَرَةِ. فَأَقْبَلَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم عَلىٰ مُعَاذٍ. فَقَالَ “يَا مُعَاذُ! أَفَتَّانٌ أَنْتَ؟ اِقْرَأْ بِكَذَا. وَاقْرَأْ بِكَذاَ

قَالَ سُفْيَانُ: فَقُلْتُ لِعَمْرٍو: إِنَّ أَباَ الزُّبَيْرِ حَدَثَناَ عَنْ جَابِرٍ أَنَّهُ قَالَ “اِقْرَأْ {وَالشَّمْسِ وَضُحَاهَا. وَالضُّحَى. وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَى. وَسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ اْلأَعْلَى}”. فَقَالَ عَمْرٌو: نَحْوَ هٰذَا.

Hadits riwayat Jabir bin Abdullah Radhiyallahu’anhu, ia berkata:

Muadz pernah shalat bersama Nabi Shallallahu alaihi wassalam lalu pulang mengimami kaumnya. Pada suatu malam ia shalat Isyak bersama Nabi Shallallahu alaihi wassalam lalu pulang mengimami kaumnya. Ketika ia mulai dengan membaca surat Al-Baqarah, ada seorang lelaki yang memisahkan diri dari shalat berjamaah sampai salam, selanjutnya mengerjakan shalat sendiri dan pergi. Orang-orang menegurnya: Hai fulan, apakah engkau telah munafik? Ia menjawab: Tidak, demi Allah. Sungguh, aku akan menemui Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam dan memberitahukan hal ini. Setelah bertemu dengan Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam, ia berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami adalah pemilik unta penyiram tanaman, bekerja di siang hari. Sesungguhnya Muaz setelah mengerjakan shalat Isyak bersama Anda lalu pulang dan (shalat bersama kami) mulai dengan bacaan surat Al-Baqarah. Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam menghadap ke arah Muaz dan bersabda: Wahai Muadz, apakah engkau ingin menimbulkan fitnah (kesulitan)? Bacalah (surat) ini dan itu. Sufyan berkata: Aku berkata kepada Amru bahwa Abu Zubair menceritakan kepada kami dari Jabir bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Bacalah Was Syamsi wa Dhuhaaha (surat As-Syams), Wadh Dhuhaa (surat Ad-Dhuhaa), Wal laili idza Yaghsyaa (surat Al-Lail) dan Sabbihisma rabbikal a`laa (sutat Al-A`laa), maka Amru menanggapi: Ya, seperti itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: