Wanita boleh ke mesjid apabila tidak menimbulkan hal-hal yang negatif dan tanpa memakai wangi-wangian

عَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ:

سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ: “لاَ تَمْنَعُوْا نِسَائَكُمُ الْمَسَاجِدَ إِذَا اسْتَأْذَنَكُمْ إِلَيْهَا”.

Hadits riwayat Ibnu Umar Radhiyallahu’anhu: Dari Nabi Shallallahu alaihi wassalam, beliau bersabda: Jika istri salah seorang dari kalian minta izin pergi ke mesjid, maka janganlah mencegahnya.

عَنِ ابْنِ عُمَرَ؛ قَالَ:

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: “لاَ تَمْنَعُوْا النِّساَءَ مِنَ الْخُرُوْجِ إِلٰى الْمَسَاجِدِ بِاللَّيْلِ”

Hadits riwayat Ibnu Umar Radhiyallahu’anhu, ia berkata :

Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: “Janganlah kalian larang kaum perempuan untuk pergi ke masjid diwaktu malam”

 

عَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ أَبِيْهِ؛ قَالَ:

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم “لاَ تَمْنَعُوْا النِّسَاءَ حُظُوْظَهُنَّ مِنَ الْمَسَاجِدِ إِذَا اسْتَأْذَنُوْكُمْ”

Hadits riwayat Abdullah bin Umar Radhiyallahu’anhu, dari bapaknya, ia berkata :

Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: “Janganlah kalian larang kaum perempuan untuk memperoleh bagiannya (beribadah) di masjid, apabila mereka meminta izin kepada kalian.”

 

عَنْ زَيْنَبَ الثَّقَفِيَّةِ كَانَتْ تَحْدِثُ عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم؛ أَنَّهُ قَالَ:

“إِذَا شَهِدَتْ إِحْدَاكُنَّ الْعِشَاءَ، فَلاَ تَطَيَّبْ تِلْكَ اللَّيْلَةَ”.

Hadits riwayat Zainab Ats-Tsaqafi Radhiyallahu’anha:

Dia memberitakan hadits dari Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam, beliau bersabda: “Apabila salah seorang kamu (kaum wanita) hendak pergi shalat isya’ (dengan berjamaah di masjid), janganlah memakai wangi-wangian dimalam itu.

 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ؛ قَالَ:

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم “أَيُّماَ امْرَأَةٌ أَصَابَتْ بُخُوْرًا، فَلاَ تَشْهَدْ مَعَناَ الْعِشَاءَ اْلآخِرَةَ”.

Hadits riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, ia berkata:

Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: “Sesiapa diantara kaum perempuan yang memakai wangi-wangian, janganlah hadir bersama kami (berjamaah) shalat isya’”

عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم تَقُوْلُ:

لَوْ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم رَأَى مَا أَحْدَثَ النِّسَاءُ لَمَنَعَهُنَّ الْمَسْجِدَ. كَمَا مُنَعَتْ نِسَاءُ بَنِي إِسْرَائِيْلَ. قَالَ فَقُلْتُ لِعَمْرَةَ: أَنِسَاءُ بَنِي إِسْرَائِيْلَ مُنِعْنَ الْمَسْجِدَ؟ قَالَتْ: نَعَمْ.

Hadits riwayat Aisyah Radhiyallahu’anhu, istri Nabi Shallallahu alaihi wassalam ia berkata:

Seandainya Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam melihat apa yang diperbuat wanita saat ini, tentu beliau melarang mereka pergi ke mesjid, seperti dilarangnya wanita Bani Israel. Yahya berkata: Aku bertanya kepada Amrah: Apakah wanita Bani Israel dilarang pergi ke mesjid (tempat ibadah mereka)? Ia menjawab: Ya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: