Membuang Hajat ditempat yang tertutup

عَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ جَعْفَرَ؛ قَالَ: أَرَدَفَنِي رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم ذَاتَ يَوْمٍ خَلْفَهُ. فَأَسَرَّ إِِلَىَّ حَدِيْثًا لاَ أُحَدِّثُ بِهِ أَحَدًا مِنَ النَّاسِ. وَكَانَ أَحَبَّ مَا اسْتَتَرَ بِهِ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم لِحَاجَتِهِ، هَدَفٌ أَوْ حَائِشُ نَخْلٍ

Hadits riwayat Abdullah bin Ja’far Radhiyallahu’anhu, ia berkata:
Pada suatu hari , saya duduk berkendaraan bersama Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam dibelakang beliau. Deceritakannya kepada saya suatu berita (hadits) yang tidak saya ceritakan kepada siapapun dari orang lain. Yang paling disukai oleh Nabi, supaya tertutup (tidak kelihatan) ketika sedang buang air, ialah tumpukan yang tinggi dan kebun kurma.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: