Wajib Mencuci Air kencing dan Najis-najis lain di Masjid

عَنْ أَنَسٍ؛ أَنَّ أَعْرَابِيًا بَالَ فِي الْمَسْجِدِ. فَقَامَ إِلَيْهِ بَعْضُ الْقَوْمِ. فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم:

دَعُوْهُ ولا تَزْرِمُوه. قَالَ فَلَمَّا فَرَغَ دَعَا بِدَلْوٍ مِنْ مَاءٍ، فَصَبَّهُ عَلَيْهِ

 Hadits riwayat Anas Radhiyallahu’anhu:

Bahwa seorang badui kencing di mesjid, lalu sebagian sahabat menghampirinya. Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Biarkan, jangan engkau hentikan. Anas berkata: Ketika orang itu telah selesai, Nabi Shallallahu alaihi wassalam meminta seember air, lalu menyiramkannya pada tempat kencing itu. 

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ:

بَيْنَمَا نَحْنُ فِي الْمَسْجِدِ مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِذْ جَاءَ أَعْرَابِيٌّ. فَقَامَ يَبُوْلُ فِي الْمَسْجِدِ. فَقَالَ أَصْحَابُ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم: مَهْ مَهْ. قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم “لاَ تَزْرِمُوْهُ. دَعُوْهُ” فَتَرَكُوْهُ حَتَّى بَالَ. ثُمَّ إِنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم دَعَاهُ فَقَالَ لَهُ: “إِنَّ هَذِهِ الْمَسَاجِدَ لاَ تُصْلِحُ لِشَيْءٍ مِنْ هَذَا الْبَوْلِ وَلاَ الْقَذْرِ. إِنَّمَا هِيَ لِذِكْرِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ، وَالصَّلاَةِ، وَقِرَاءَةِ الْقُرْآنِ”، أَوْ كَمَا قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم. قَالَ فَأَمَرَ رَجُلاً مِنَ الْقَوْمِ، فَجَاءَ بِدَلْوٍ مِنْ مَاءٍ، فَشَنَّهُ عَلَيْهِ

Hadits riwayat Anas Radhiyallahu’anhu:

Ketika kami bersama Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam didalam masjid, datang seorang arab dusun, dia berdiri dan kencing didalam masjid. Lalu Shahabat Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam mengatakan: “Hentikan, hentikan” Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam berkata : “Jangan kalian ganggu dia, biarkanlah dia”. Mereka membiarkannya sampai dia selesai kencing. Kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam memanggilnya dan mengatakan kepadanya: “Sesungguhnya masjid ini tidak patut sedikitpun untuk buang air kecil dan tidak pula membuang kotoran, tetapi masjid itu untuk berdzikir (mengingat Allah), shalat dan membaca Alqur’an. Anas berkata: Kemudian beliau memerintahkan seseorang untuk membawa seember air lalu beliau menyiramkannya atas tempat kencing tersebut.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: