Sunah Melempar Jumrah terlebih dahulu, kemudian berkurban, dan baru Mencukur pada Hari Raya Qurban

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ؛ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم أَتَى مِنَى. فَأَتَى الْجُمْرَةَ فَرَمَاهَا. ثُمَّ أَتَى مَنْزِلَهُ بِمِنَى وَنَحَرَ. ثُمَّ قَالَ لِلْحَلاَّقِ “خُذْ” وَأَشَارَ إِلَى جَانِبِهِ اْلأَيْمَنِ. ثُمَّ اْلأَيْسَرِ. ثُمَّ جَعَلَ يُعْطِيْهِ النَّاسَ.

Hadits riwayat Anas bin Malik Radhiyallahu’anhu:

Bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam tiba di Mina, lalu menuju jumrah (Aqabah) dan melontarnya. Kemudian beliau kembali ke kediamannya di Mina lalu menyembelih kurban. Kemudian beliau bersabda kepada tukang cukur: Mulailah ini, sambil menunjuk pada bagian kanan kepalanya, kemudian yang kiri. Kemudian beliau memberikannya kepada para sahabat.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: