Sunah mencium Hajar Aswad dalam thawaf

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِاللهِ رضي الله عنهما ؛ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم لَمَّا قَدِمَ مَكَّةَ أَتَى الْحَجَرَ فَاسْتَلَمَهُ. ثُمَّ مَشَى عَلَى يَمِيْنِهِ. فَرَمَلَ ثَلاَثًا وَمَشَى أَرْبَعًا

Hadits riwayat Umar bin Khathab Radhiyallahu’anhuma:
Bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam setelah tiba di Mekah beliau mendatangi Hajar Aswad lalu menciumnya kemudian beliau berjalan ke sebelah kanan dan berjalan cepat tiga putaran dan berjalan biasa empat putaran.

عَنِ ابْنِ عُمَرَ ؛ أَنَّ عُمَرَ قَبَّلَ الْحَجَرَ. وَقَالَ: إِنِّي َلأُقَبِّلُكَ وَإِنِّي َلأَعْلَمُ أَنَّكَ حَجَرٌ.
وَلَكِنِّي رَأَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يُقَبِّلُكَ.

Hadits riwayat Umar bin Khathab Radhiyallahu’anhuma: Ketika Umar bin Khathab mencium Hajar Aswad (batu hitam), ia berkata: Demi Allah, aku tahu bahwa engkau hanyalah sebongkah batu, seandainya aku tidak melihat Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam menciummu, niscaya aku tidak akan menciummu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: