Penjelasan tentang jumlah dan waktu umrah yang pernah dilakukan Nabi Shallallahu alaihi wassalam

عَنْ أَنَسٍ رضي الله عنه ؛
أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم اِعْتَمَرَ أَرْبَعَ عُمَرٍ. كُلُّهُنَّ فِي ذِي الْقَعْدَةِ إِلاَّ الَّتِي مَعَ حِجَّتِهِ: عُمْرَةٌ مِنَ الْحُدَيْبِيَةِ، أَوْ مِنْ زَمَنِ الْحُدَيْبِيَةِ، فِي ذِي الْقَعْدَةِ. وَعُمْرَةٌ مِنَ الْعَامِ الْمُقَبِّلِ، فِي ذِي الْقَعْدَةِ. وَعُمْرَةٌ مِنْ جَعْرَانَةَ حَيْثُ قَسَمَ غَنَائِمَ حُنَيْنٍ فِي ذِي الْقَعْدَةِ. وَعُمْرَةٌ مَعَ حِجَّتِهِ

Hadits riwayat Anas Radhiyallahu’anhu: Bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam pernah empat kali menunaikan umrah. Semuanya dilakukan pada bulan Zulkaidah, kecuali yang bersamaan dengan haji, yaitu umrah dari Hudaibiyah atau yang terjadi pada masa peristiwa Hudaibiyah pada bulan Zulkaidah, ibadah umrah tahun berikutnya pada bulan Zulkaidah, ibadah umrah dari Ji`ranah ketika beliau membagi-bagikan rampasan perang Hunain pada bulan Zulkaidah dan umrah yang dihimpun dengan haji

عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ. قَالَ: سَأَلْتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمٍ: كَمْ غَزَوْتَ مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم ؟ قَالَ: سَبْعَ عَشْرَةَ. قَالَ: وَحَدَثَنِي زَيْدُ بْنُ أَرْقَمٍ ؛
أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم غَزَا تِسْعَ عَشْرَةَ. وَأَنَّهُ حَجَّ بَعْدَ مَا هَاجَرَ حِجَّةً وَاحِدَةً. حِجَّةَ الْوَدَاعِ

Hadits riwayat Zaid bin Arqam Radhiyallahu’anhu: Dari Abu Ishak, ia berkata: Aku bertanya kepada Zaid bin Arqam: Berapa kali engkau ikut perang bersama Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam? Zaid menjawab: Tujuh belas kali. Selanjutnya Zaid bin Arqam bercerita kepadaku bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam telah berperang sebanyak sembilan belas kali dan bahwa beliau menunaikan satu kali haji setelah hijrah, yaitu haji wada

عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ قَالَ:
كُنْتُ أَنَا وَابْنُ عُمَرَ مُسْتَنَدَيْنِ إِلَى حُجْرَةِ عَائِشَةَ. وَإِنَّا لَنَسْمَعُ ضَرْبَهَا بِالسِّوَاكِ تستن. قَالَ فَقُلْتُ: يَا أَبَا عَبْدِالرَّحْمَنِ! أَعْتَمَرَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فِي رَجَبَ ؟ قَالَ: نَعَمْ. فَقُلْتُ لِعَائِشَةَ: أَيْ أُمَّتَاهْ ! أَلاَ تَسْمَعِيْنَ مَا يَقُوْلُ أَبُوْ عَبْدِالرَّحْمَنِ ؟ قَالَتْ وَمَا يَقُوْلُ ؟ قُلْتُ يَقُوْلُ اِعْتَمَرَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فِي رَجَبَ. فَقَالَتْ: يَغْفِرُ اللهُ ِلأَبِي عَبْدِالرَّحْمَنِ. لِعُمْرِي ! مَا اعْتَمَرَ فِي رَجَبَ. وَمَا اعْتَمَرَ مِنْ عُمْرَةٍ إِلاَّ وَإِنَّهُ لَمَعَهُ.
قَالَ: وَابْنُ عُمَرَ يَسْمَعُ. فَمَا قَالَ: لاَ، وَلاَ نَعَمْ. سَكَتَ.

Hadits riwayat Aisyah Radhiyallahu’anhu: Dari Urwah bin Zubair, ia berkata: Aku dan Ibnu Umar pernah duduk bersandar di kamar Aisyah dan saat itu kami mendengar suara siwaknya yang ia gunakan. Aku bertanya kepada temanku: Wahai Abu Abdurrahman, pernahkah Nabi Shallallahu alaihi wassalam menunaikan umrah pada bulan Rajab? Dia menjawab: Pernah. Selanjutnya aku bertanya kepada Aisyah: Wahai Ummul mukminin, bukankah engkau mendengar apa yang dikatakan oleh Abu Abdurrahman? Ia berkata: Apa yang ia katakan? Aku menjawab: Dia mengatakan bahwa Nabi Shallallahu alaihi wassalam pernah menunaikan umrah pada bulan Rajab. Ia berkata: Semoga Allah mengampuni Abu Abdurrahman. Aku bersumpah, beliau tidak pernah menunaikan umrah pada bulan Rajab. Dan tidak pernah beliau menunaikan umrah, kecuali ia (Ibnu Umar) selalu bersamanya. Ia (Urwah bin Zubair) berkata, saat itu Ibnu Umar mendengar bahwa ia (Ibnu Umar) tidak mengatakan “tidak” atau “ya”, ia hanya diam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: