Wukuf di Arafah

عَنْ جَابِرٍ ؛
أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ : نَحَرْتُ هَهُنَا. وَمِنَى كُلُّهَا مُنْحَرٌ. فَانْحَرُوْا فِي رِحَالِكُمْ. وَوَقَفْتُ هَهُنَا. وَعَرَفَةُ كُلُّهَا مَوْقِفٌ وَوَقَفْتُ هَهُنَا. وَجَمْعٌ كُلُّهَا مَوْقِفٌ

Hadits riwayat Jabir Radhiyallahu’anhu : Bahwasanya Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda:
Aku menyembelih qurban di sini dan Mina seluruhnya adalah tempat menyembelih qurban maka sembelihlah qurban didekat kendaraanmu. Aku wukuf di sini dan ‘Arafah seluruhnya adalah tempat wukuf dan aku wukuf disini dan Muzdalifah seluruhnya adalah tempat wukuf.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا. قَالَتْ:
كَانَ قُرَيْشٌ وَمَنْ دَانَ دِيْنُهَا يَقِفُوْنَ بِالْمُزْدَلِفَةِ. وَكَانُوْا يُسَمُّوْنَ الْحُمْسَ. وَكَانَ سَائِرُ الْعَرَبِ يَقِفُوْنَ بِعَرَفَةَ. فَلَمَّا جَاءَ اْلإِسْلاَمُ أَمَرَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ نَبِيَّهُ صلى الله عليه وسلم أَنْ يَأْتِيَ عَرَفَاتَ فَيَقِفُ بِهَا. ثُمَّ يَفِيْضُ مِنْهَا. فَذَلِكَ قَوْلُهُ عَزَّ وَجَلَّ: ثُمَّ أَفِيْضُوْا مِنْ حَيْثَ أَفَاضَ النَّاسُ [2 /البقرة/ الآية 199].

Hadits riwayat Aisyah Radhiyallahu’anhu, ia berkata: Pada zaman dahulu, orang-orang Quraisy dan orang-orang yang seagama dengannya biasa wukuf di Muzdalifah. Mereka dinamakan dengan Hums (penamaan orang Quraisy untuk keteguhan beragama), padahal orang Arab, seluruhnya wukuf di Arafah. Ketika Islam datang, Allah Taala menyuruh Nabi-Nya untuk menuju ke Arafah dan berwukuf di sana kemudian bertolak dari sana (dari Arafah ke Muzdalifah). Yang demikian itu sesuai dengan firman Allah: Kemudian kalian bertolaklah dari tempat bertolaknya orang banyak (QS. Al Baqarah:199)

عَنْ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمِ، قَالَ:
أَضْلَلْتُ بَعِيْرًا لِي. فَذَهَبْتُ أَطْلُبُهُ يَوْمَ عَرَفَةَ. فَرَأَيْتُ رَسُوْلَ الله صلى الله عليه وسلم وَاقِفًا مَعَ النَّاسِ بِعَرَفَةَ. فَقُلْتُ: وَاللهِ إِنَّ هَذَا لَمِنَ الْحُمْسِ. فَمَا شَأْنُهُ هَهُنَا ؟ وَكَانَتْ قُرَيْشُ تُعَدُّ مِنَ الْحُمْسِ

Hadits riwayat Jubair bin Muth`im Radhiyallahu’anhu, ia berkata: Aku pernah kehilangan unta, lalu aku pergi mencarinya pada hari Arafah. Saat itu aku melihat Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersama orang banyak sedang berwukuf di Arafah. Aku berkata: Demi Allah, sesungguhnya ini yang yang benar-benar Hums (penamaan orang Quraisy untuk keteguhan beragama), ada urusan apa beliau di sini? Dahulu orang-orang Quraisy termasuk dalam katagori Hums (ketika mereka wukuf di Muzdalifah).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: