Tidak Diperbolehkan Mantera (Jampi) Yang mengandung Kesyirikan

عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكِ اْلأَشْجَعِيِّ. قَالَ: كُنَّا نَرْقِي فِي الْجَاهِلِيَّةِ. فَقُلْنَا: يَا رَسُوْلَ اللهِ كَيْفَ تَرَى فِي ذَلِكَ؟ فَقَالَ اَعْرِضُوْا عَلَىَّ رُقَاكُمْ. لاَ بَأْسَ بِالرُّقَى مَا لَمْ يَكُنْ فِيْهِ شِرْكٌ

Hadits riwayat ‘Auf bin Malik Al Asyja’I Radhiyallahu anhu, ia berkata:
Kami pernah membaca mantra (menjampi) dimasa jahiliyah, lalu kami menanyakan: “Ya Rasulullah! Bagaimana pendapatmu tentang hal itu?” beliau menjawab: “Kemukakan kepadaku mantera kamu itu. Tidak mengapa dengan menjampi selagi didalamnya tidak mengandung syirik (menyekutukan Tuhan).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: