Manusia Berada Dalam Kubangan Keringat sesuai dengan Amalnya

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ؛
أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ : إِنَّ الْعَرَقَ، يَوْمَ الْقِيَامَةِ، لَيَذْهَبُ فِي اْلأَرْضِ سَبْعِيْنَ بَاعًا. وَإِنَّهُ لَيَبْلُغُ إِلَى أَفْوَاهِ النَّاسِ أَوْ إِلَى آذَانِهِمْ. يَشُكُّ ثَوْرٌ أَيَّهُمَا قَالَ

Hadis riwayat Abu Hurairah: Bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Pada hari kiamat nanti air keringat akan mengalir di tanah sepanjang tujuh puluh depa dan akan menggenang setinggi mulut atau setinggi telinga mereka. Tsaur (perawi hadis) ragu mana yang disebutkan Nabi

عَنِ ابْنِ عُمَرَ،
عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، {يَوْمَ يَقُوْمُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِيْنَ} [83 /المطففين /6] قَالَ: يَقُوْمُ أَحَدُهُمْ فِي رَشْحِهِ إِلَى أَنْصَافِ أُذُنَيْهِ

Hadis riwayat Ibnu Umar: Dari Nabi Shallallahu alaihi wassalam tentang ayat: Yaitu hari ketika manusia berdiri menghadap Tuhan semesta (QS: AlMuthaffifin:6) , beliau bersabda: Seorang dari mereka berdiri dalam air keringatnya yang mencapai pertengahan kedua telinganya

عَنْ سَلِيْمِ بْنِ عَامِرٍ عَنْ الْمِقْدَادِ بْنِ اْلأَسْوَدِ قَالَ:
سَمِعْتُ رَسُوْلَ الله صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : تُدْنَي الشُّمْسُ، يَوْمَ الْقِيَامَةِ، مِنَ الْخَلْقِ، حَتَّى تَكُوْنَ مِنْهُمْ كَمِقْدَارِ مَيْلٍ.
قَالَ سَلِيْمُ بْنُ عَامِرٍ: فَوَاللهِ! مَا أَدْرِي مَا يَعْنِي بِالْمَيْلِ؟ أَمَسَافَةُ اْلأَرْضِ، أَمِ الْمَيْلُ الَّذِي تُكْتَحَلُ بِهِ الْعَيْنُ.
قَالَ : فَيَكُوْنُ النَّاسُ عَلىَ قَدْرِ أَعْمَالِهِمْ فِي الْعَرَقِ. فَمِنْهُمْ مَنْ يَكُوْنُ إِلَى كَعْبَيْهِ. وَمِنْهُمْ مَنْ يَكُوْنُ إِلَى رَكْبَتَيْهِ. وَمِنْهُمْ مَنْ يَكُوْنُ إِلَى حَقْوَيْهِ. وَمِنْهُمْ مَنْ يُلْجِمُهُ الْعَرَقُ إِلْجَامًا. قَالَ وَأَشَارَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم بِيَدِهِ إِلَى فِيْهِ

Hadits riwayat Salim bin Amir dari Miqdad bin Aswad Radhiyallahu’anhuma , ia berkata:
Saya mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda : “Matahari didekatkan kepada manusia pada hari kiamat sehingga jaraknya menjadi seukuran satu mil.” Salim bin Amir berkara : “Demi Allah, aku tidak mengetahui apa maksud Rasulullah dengan mil? Mil jarak dibumi atau mil yang biasa dipakai untuk mewarnai (celak) mata. Beliau bersabda: “Menusia digenangi menurut ukuran amal mereka. Diantaranya digenangi keringat sampai kedua mata kakinya. Diantaranya ada yang digenangi keringat sampai kedua lututnya. Diantaranya ada yang digenangi sampai kedua rusuknya. Diantaranya ada yang diberi kekang dengan keringat. Nabi mengisyaratkan dengan tangannya ke mulutnya.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: