Pasukan Iblis Menimbulkan Fitnah (Kekacauan)

عَنْ جَابِرٍ. قَالَ:
سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ: إِنَّ الشَّيْطَانَ قَدْ أَيْسَ أَنْ يَعْبُدَهُ الْمُصَلُّوْنَ فِي جَزِيْرَةِ الْعَرَبِ. وَلَكِنْ فِي التَّحْرِيْشِ بَيْنَهُمْ

Hadits riwayat Jabir Radhiyallahu ‘anhu ,ia berkata :
Saya mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Sesungguhnya setan telah putus asa untuk disembah oleh orang-orang yang mengerjakan sholat di Jazirah Arab, tetapi masih mempunyai harapan untuk menghasut (menimbulkan permusuhan) antara sesame mereka.

عَنْ جَابِرٍ. قَالَ:
سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ: إِنَّ عَرْشَ إِبْلِيْسَ عَلَى الْبَحْرِ. فَيَبْعَثُ سَرَايَاهُ فَيُفتِنُوْنَ النَّاسَ. فَأَعْظَمُهُمْ عِنْدَهُ أَعْظَمُهُمْ فِتْنَةً

Hadits riwayat Jabir Radhiyallahu ‘anhu ,ia berkata :
Saya mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda : “Sesungguhnya singgasana iblis berada dilautan dan dikirimnya pasukannya, lalu mereka menimbulkan fitnah (kekacauan) antara sesame manusia. Maka orang yang paling mulia dari pasukan itu dalam pandangan iblis adalah yang paling besar kemampuannya dalam menimbulkan kekacauan.

عَنْ جَابِرٍ، قَالَ:
قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : إِنَّ إِبْلِيْسَ يَضَعُ عَرْشَهُ عَلَى الْمَاءِ. ثُمَّ يَبْعَثُ سَرَايَاهُ. فَأَدْنَاهُمْ مِنْهُ مَنْزِلَةً أَعْظَمُهُمْ فِتْنَةً. يَجِئُ أَحَدُهُمْ فَيَقُوْلُ: فَعَلْتُ كَذَا وَكَذَا. فَيَقُوْلُ: مَا صَنَعْتَ شَيْئًا. قَالَ ثُمَّ يَجِئُ أَحَدُهُمْ فَيَقُوْلُ: مَا تَرَكْتُهُ حَتَّى فَرَقْتُ بَيْنَهُ وَبَيْنَ اِمْرَأَتِهِ. قَالَ فَيُدْنِيْهِ مِنْهُ وَيَقُوْلُ: نَعَمْ أَنْتَ

Hadits riwayat Jabir Radhiyallahu ‘anhu ,ia berkata :
Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda : Sesungguhnya iblis meletakkan singgasananya (markasnya) diatas air (laut), kemudian dari situ dikirimnya pasukan. Orang yang paling mulia kedudukannya ialah yang paling besar jasanya menimbulkan fitnah (kekacauan). Salah seorang diantaranya datang (melaporkan) : “Saya telah berbuat begini dan begitu… ! “ iblis menjawab : “Engkau tidak berbuat apa-apa”. Kemudian datang pula seorang yang lain melaporkan : “Orang itu belum saya tinggalkan sebelum saya berhasil memecah belah antara dia dengan isterinya.” Lalu iblis memuliakannya dan mengucapkan kepadanya : “Engkaulah yang paling baik”.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: